Minggu, 05 Februari 2012

Cara Membuat Bibit Jamur Tiram F0, F1,F2, F3

bekerja pada budidaya jamur tiram, jamur tiram tidak memiliki benih. Benih jamur tiram anak benih dan jamur lain adalah tidak mudah diperoleh di mana-mana tempat. Untuk menanam jamur tiram ini adalah bagaimana untuk membuat benih.

* SEED tiram jamur F1
Proses pertama mengambil langsung dari orang tua spora jamur / jamur yang tumbuh. Jamur satu Tiram dewasa Putih memiliki bilah banyak. Di dalam bilah yang dimasukkan bagian disebut Basidia. Basidia mengandung spora yang juga dikenal sebagai Basidiospore. Fungsi spora adalah untuk menjadi ayah.
Media yang digunakan untuk memproduksi bud
idaya penggunaan jamur murni Kentang mengecap Dextrose (PDA) yang bisa dibeli dalam bentuk yang tersedia untuk digunakan.
Benih F1 dari tabung satu bisa digunakan untuk medium budidaya jamur tiram.


Tiram jamur SEED * F2
Benih tiram jamur F2 (dalam ebsite lain beberapa memanggil ia F1), F2 yang saya bicarakan dalam situs ini adalah hasil yang diperoleh dari hibrida F1. F1 dari satu tabung bisa diturunkan ke 60 botol benih F2.
Fase kedua bertujuan untuk meningkatkan reproduksi miselium jamur dari budaya murni. PDA dimasukkan ke dalam bijian sederhana, bahan dalam bentuk gandum, sekoi dan jagung. Pengemasan botol bekas.

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Apabila anda mengalami kesulitan untuk membuat bibit jamur tiram, kami menyediakan bibit F3 tiram, merang, kuping dan lingzhi hubungi kami di 0274-9260031, 085228889824. Buka web kami di: http://www.jamur.webs.com
================================================================
* SEED tiram jamur F3
F2 benih jamur tiram diturunkan sekali lagi untuk jamur tiram benih F3. media yang digunakan yang sama digunakan dalam F2. Reproduksi fase ketiga ini bertujuan untuk berkembang biak misellium dari benih F2.
Benih F3 jamur yang bisa digunakan untuk reproduksi kemudian di media yang berkembang (baglog) sampai 30 baglog.


* MENANAM MEDIA F4 (baglog)
Tingkat keempat bertujuan untuk meningkatkan reproduksi miselium jamur yang diperoleh dari membiak tingkat kedua. Budaya media adalah berbeda dari media budaya sebelumnya, karena budaya media yang terkait dengan tingkat ketiga medium penanaman di kumbung. Bahan dalam bentuk melihat debu papan, Dedek bran beras, kapur, gipsum, tepung jagung, dan air. Media dengan campuran debu papan dan benih yang dianggap lebih baik karena mengandung unsur-unsur yang dibutuhkan jamur lebih lengkap.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar